Blog van Aaron

Just another WordPress.com weblog

Le Zenith, Paris, 09-05-2008, Precious Memories From L’arc en Ciel

Hey everyone, sori nih hiatus lagi. Emang sengaja sih, gw ga mo nulis blog kalo ga ada yang perlu gw tulis. haha.. Yak, dan selama masa hiatus gw ini, banyak hal yang telah terjadi. The good things, and also the bad things.

But anyway, who cares about the bad thing eh? I’ll tell you some of the good things that had happened to me! ^_^’ And one of them is:

JREENGG!!!! LOOK AT MY TITLE EVERYONE! YUP!! I WENT TO PARIS! TO WATCH L’ARC EN CIEL LIVE AT LE ZENITH!!!

Nah gw langsung aja cerita tentang konser ini ya,

Gw dateng sendirian pukul setengah 6 sore, 1 setengah jam sebelum konser dimulai. Seperti dugaan gw, sudah banyak orang di sana. Wajarlaah… hehe.. Sesampainya di sana, gw langsung nyari toilet, nah dapetlah tuh toilet umum. Orang yang ngantri ngga terlalu banyak, cuma skitar 20 orang. Nah gw pikir ini palingan 15 menit kelar. Eh ngga taunya gw musti nunggu mpe sejam! MENGAPA? Oohh,, pantes,, yang cewe” pada dandan dulu d toilet, jadinya lama deh! Dan gara” kejadian itu, gw jadi kehilangan kesempatan untuk diliput media Perancis huhu.. (DUH GE ER +_+)

Pada saat ngantri di toilet, gw ngeliat beberapa bis berdatangan. Gw bertanya siapa yang ada di bis itu? Waduh? Ternyata orang” Jepang yang keluar dari bis tersebut! Dan nggak sedikit pula! Mungkin sepermpat dari penonton malam itu adalah orang Jepang. Dan pakaian yang mereka kenakan memang khas Jepang banget, ada yang memakai Kimono, baju dengan Harajuku style, Visual Kei dsb. Orang bule pun ternyata banyak yang berdandan Harajuku Style dan Visual Kei. Namun entah kenapa, kalo orang bule yang berdandan, terkadang justru kelihatan seperti EMO. haha..

Nah, setelah masuk tempat konser gw kira bakal langsung mulai eh taunya ngaret dulu, soalnya bule”nya pada blom masuk semua, lagi asik beli makanan di kios depan stadion haha.. (TERNYATA BUKAN ORANG INDONESIA DOANK TOH YANG NGARET! HAHA..)

Akhirnya, Konser dimulai pada pukul 20.15. Pada saat lampu mulai dipadamkan, semua orang berteriak kegirangan, termasuk gw juga hehe.. Ini dia.. moment yang gw tunggu. 4 tahun berlalu sejak pertama kali gw dengerin laruku, (thanks to temen band gw) akhirnya di taun ke-4 gw nonton mereka secara Live tuk pertama kali nya… haha… Kesempatan yang sulit didapat untuk fans laruku di Indonesia, telah gw dapatkan. Alhamdulillah.. hehe..

Mereka kick off dengan lagu Get Out In The Shell yang menurut gw tepat banget buat dijadiin lagu pembuka. Bisa dilihat reaksi penonton yang dag-dig-dug pada saat musik mulai dimainkan di belakang tirai yang menutupi mereka. Ditambah lagi pada saat Hyde, Ken, dan Tetsu mulai beraksi dari balik tirai dengan hanya memperlihatkan bayangan merka dari balik tirai.

3.. 2.. 1.. GO!!! Tirai pun diturunkan dan teriakan penonton sudah tak tertahan lagi!!! Begitu juga dengan gw yang sampai jingrak-jingrak dari tempat duduk! Huaha.. Hyde dengan vokal dan kharismanya, tak diragukan lagi berhasil mempesona penonton pada penampilan perdana mereka di Eropa dan Paris.

Setelah lagu pertama berakhir, penonton tak diberi kesempatan untuk beristirahat, mereka langsung disuguhi Driver’s High yang membuat adrenalin penonton tetap tinggi. Tak sampai disitu, Killing Me juga berhasil menjaga adrenalin penonton agar tetap tinggi.

Akhirnya, setelah 3 lagu mereka break sebentar. Pada saat break ini, Hyde mencoba menyapa penonton dengan bahasa Perancis. Wah, emang dasarnya udah berbakat, fasih banget ngomong ama penonton, nggak kayak orang baru belajar bahasa Perancis. Salah satu yang bikin gw tertawa adalah, saat ia mengucapkan “Je suis content de rencontré des Parsiennes” yang artinya: Saya suka bertemu wanita-wanita Paris. Hahahaha…

Yak, waktu break sudah habis, dan selanjutnya mereka memainkan single terbaru mereka, Drink It Down. Performance Hyde di lagu ini emang bikin kagum. Soalnya lagu ini memiliki tingkat kesulitan vokal yang cukup tinggi. Tapi dia emang luar biasa, nggak fals sama sekali malam itu.Selanjutnya, mereka memainkan lagu yang lebih santai, namun memiliki lirik yang dalam tentang dunia, Daybreak’s Bell, yang kemudian berlanjut dengan Winter Fall.

Nah, setelah Winter fall berakhir, gw tiba-tiba terkejut, dan bertanya” dalam hati apakah lagu berikut yang mereka mainkan adalah lagu baru yang belom pernah di release? Soalnya lagu dimulai dengan lantunan melodi piano yang belum pernah gw denger sebelumnya. Melodi yang begitu tenang namun cukup menyayat hati. Ditambah lagi dengan gambar bunga sakura yang berjatuhan yang ditampilkan di layar. Namun gw baru sadar, ternyata melodi yang dimainkan adalah melodi reff dari Kasou. Melodi piano pun berakhir, dan spotlight terarah kepada Ken yang memainkan intro Kasou yang sangat khas. Dan penonton pun larut dalam lagu yang menghanyutkan tersebut. Hmm.. Kasou versi live terbaik yang pernah gw denger.

Lagu berikutnya adalah yang paling mengejutkan gw. Mengapa? Karena Ken bermain keyboard untuk pertama kali di sebuah live, dan lagu yang dimainkan adalah My Dear. Ken bermain piano pada bagian awal lagu, dan menjelang akhir lagu ia kembali beraksi dengan gitarnya. Pada lagu ini Ken sempat membuat beberapa kesalahan pada saat bermain keyboard, namun itu tidak menghancurkan soul dari lagu tersebut.

Next song is the Forbidden Lover another powerful ballad. Hyde di lagu ini terbilang cukup perfect! Dengan usianya yang menuju (atau sudah ya? ^_^’) 40, dia masih bisa menyanyikan lagu ini dengan indah sekali. Who says he sucks in live concert? +_+

Konser dilanjutkan Ken yang bermain solo gitar yang menghanyutkan penonton. Gw udah bisa nebak bahwa setelah solo ini, lagu yang dimainkan adalah My Heart Draws A Dream. Dan ternyata memang benar, solo berlanjut dengan intro dari My Heart Draws A Dream. Pada lagu ini, penonton agak ragu” ikut bernyanyi bersama pada bagian lirik “Yume wo Egaku Yo”, maklum, orang prancis gak semuanya ngerti bahasa Jepang, takut salah kali ya? haha..

Next song is my favourite! Caress of Venus! This song really has the power to rule the crowd! Di lagu ini, semua penonton ikut melompat di bawah komando Hyde yang meneriakan “Sautez!” yang artinya lompat. Lagu ini memang lagu yang paling menguras stamina penonton malam itu.

Next Song, Revelation! Lagi-lagi, Hyde mampu menguasai penonton pada lagu itu. Ia mengkomandoi penonton untuk ikut berteriak. “Criez! Criez! Criez!” diteriakan oleh Hyde dalam komandonya itu.

Setelah lagu berakhir, akhirnya ada break sejenak sekitar 10 menit. Penonton memanfaatkan kesempatan ini untuk memulihkan staminanya yang telah terkuras di lagu Caress of Venus. Ada yang ke toilet, beli minuman dsb.

10 minutes later, Ken muncul kembali di panggung. Kali ini ia juga mencoba menyapa penonton dalam bahasa Perancis. Penonton sempat tertawa karena Ken beberapa kali salah dalam mengucapkan kalimat dalam bahasa perancis. Tapi gw suka banget pas dia ngomong “Vous allez bien?” yang artinya, ” Are you feeling fine?” haha.. Teringat sesuatu?

Next song, Seventh Heaven! Pada lagu ini, sepertinya ada kesalahan teknis atau kecelakaan pada Ken sehingga lagu ini dihentikan pada saat baru dimainkan sekitar 30 detik. Hyde meninggalkan panggung sambil berkata Sorry! Gw ga tau apa yang sebenarnya terjadi, soalnya pada saat lagu mulai dimainkan, Ken tiba” tersungkur jatuh (walopun nggak sampe pingsan). Tapi MC mengumumkan bahwa memang telah terjadi kesalahan teknis. Gw nebak sih senar gitarnya Ken putus dan melukai lengannya, soalnya pas Ken masuk kembali dengan gitar yang berbeda.

Pada saat jeda, penonton tetap meneriakkan L’arc en Ciel! L’arc en Ciel! L’arc en Ciel! Dan tak henti”nya tetap membuat hidup suasana Le Zenith pada saat itu dengan beberapa kali membuat “Mexican Wave”. Salut gw sama penonton pada malam itu. Tapi gw paling takjub sama cewek-cewek dari Jepang. Kalo teriak, suaranya tinggi bener dah! Cewek-cewek bule mencoba bersaing, namun tak bisa mengalahkan mereka haha..

10 menit berlalu dan Ken yang pertama kali masuk lagi ke panggung. Dan tebak apa yang ia katakan kepada penonton. “Sorry I went to toilet.” HAHAHAHAHAHAHAHA…. Ken emang paling kocak malam itu dan sangat menghibur penonton. Seventh Heaven pun dimainkan kembali setelah itu. Lagu ini emang agak techno, dan penonton pun berjoget bersama dalam irama lagu. Selanjutnya, Seventh Heaven pun pergi, Pretty Girl pun datang.

Setelah Pretty Girl pergi, Tetsu mengeluarkan trademarknya. PISANG! Dan seperti biasa ia berkata kepada penonton “Do you want to eat my banana?” namun kali ini dalam bahasa Perancis. Bisa ditebak, lagu selanjutnya adalah Stay Away. Pada awal lagu Tetsu yang bernyanyi sambil bermain Bass seperti yang ia lakukan pada saat AWAKE TOUR. Kemudian berlanjut dengan Ken, yang kali ini melepas gitarnya dan menjadi vokalis. Hyde pun mengisi posisi yang ditinggalkan Ken di gitar. Selanjutnya, hampir sama persis seperti di AWAKE TOUR, Yukihiro on vocal. Namun yang berada di posisi drum adalah Ken dan lagu tidak berganti menjadi Kasou versi P’unk en Ciel. Karena Hyde yang berada di posisi gitar, maka bagian solo gitar Stay Away dihilangkan. (haduh? +_+)

“Are you F***in’ Ready???” Hyde back on vocal and the next song is Ready Steady Go! Adrenalin penonton pun naik lagi. Di lagu ini penonton bener-bener menyatu sama band. Secara Reflek mereka ikut menyanyi pada saat Hyde mengarahkan mic kepada penonton pada saat bagian reff Ready Steady Go.

Then We have another 10 minutes break. Pada saat break ada Disco Ball besar diturunkan untuk persiapan lagu selanjutnya. Gw pikir wah lagu apa nih yang bakal dimainkan?

10 menit berlalu, kali ini Yukihiro yang masuk pertama kali dan menyapa penonton. Dan ia juga mencoba menyapa penonton dalam bahasa Perancis. Menurut gw, Yukihiro lah yang paling fasih logat Perancisnya pada malam itu.

Beberapa saat kemudian, member lainnya masuk dan lagu berikutnya adalah Neo Universe. Huff,, untung kali ini lagu yang kalem, kalo ngga bisa tepar penonton kalo dikasih lagu yang nge-beat lagi! haha.. Eh baru diomongin, selanjutnya mereka memainkan Honey. Dan penonton pun berjoget bersama kembali. Tak berhenti sampai di situ, Link pun dimainkan setelahnya, dan membuat penonton kembali terbuai. Di lagu ini, Tetsu membagikan pisangnya lagi kepada penonton.

And finally, the last song. (Hiks T_T) Before the last song, Hyde kembali berbicara dengan penonton dalam bahasa Perancis. Di akhir kata ia mengucapkan Je t’aime France! or I love you France! Dan lagu terakhir pun dimainkan, Anata. Penonton mengarahkan tangan mereka ke atas dan menggerakkannya ke kanan dan ke kiri seperti yang biasa dilakukan pada lagu ballad. For one last time, Hyde mencoba membuat penonton untuk ikut bernyanyi pada bagian reff Anata, namun apa daya, sebagian penonton bule takut salah menyanyikan lagu berbahasa Jepang tersebut, jadi tak semua penonton ikut menyanyikannya.

That’s the end of the concert… Hiks! Hiks! Hiks! T_T

Pada saat perjalanan pulang gw beli beberapa official merchandise dari Laruku. Dan saat keluar dari tempat konser, ada juga orang yang menjual poster, kaos, dan pernak-pernik lain buatan mereka sendiri. Namun ada yang lucu, gw melihat poster L’arc en Ciel yang bertuliskan: “L’arc en Ciel, Visual Kei”. HAH?! +_+’ L’arc en Ciel mah bukan visual kei atuhh… Aya” Wae…

That’s the end of my story. Merci L’arc en Ciel, pour le précieux souvenirs (Thank you L’arc en Ciel, for the precious memories).
*Sorry! ngga ada gambar-gambar yang bisa gw tampilin, batre HP gw abis jadinya nggak bisa motret deh! huhu..

*Berikut adalah bagian awal konser yang di upload oleh seseorang di youtube

May 13, 2008 Posted by aaronelyazar | Based on a true story, Santai | | 17 Comments